Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2026

Literasi yang Tumbuh dari Langkah Kecil

Gambar
Resume ke_4 KBMN PGRI Gel_34 Narasumber : Bambang Purwanto, S.Kom, GR.CPS,.CPPS,.C.ED,MEP Literasi yang Tumbuh dari Langkah Kecil Menatap dan membaca chat aplikasi Whatsapp malam ini terasa seperti diajak masuk ke dalam sebuah cerita yang hangat ๐Ÿ˜Š. Bukan hanya tentang materi, tetapi juga tentang perjalanan hidup seseorang yang mencintai literasi dengan sepenuh hati. Narasumber malam ini adalah Mr. Bams, atau Bambang Purwanto, seorang guru yang lahir dari Kota Bandung dan mulai meniti karir sejak tahun 2008. Kini beliau dikenal sebagai guru, penulis, penggerak literasi, dan narasumber di berbagai kegiatan. Malam itu, suasana semakin terasa akrab karena dipandu oleh Ibu Gina sebagai moderator. Beliau bukan hanya memandu acara, tetapi juga menjadi jembatan yang membuat cerita narasumber terasa dekat dengan peserta. Sejak awal kegiatan, Ibu Gina membuka ruang diskusi dengan santai dan hangat๐Ÿ’–. Candaan kecil tentang masa lalu bersama Pak Bambang membuat suasana tidak terasa kaku. Sebagai...
Gambar
Hari ke- 3 KBMN PGRI Gel_34 Narasumber Aam Nurhasanah, S.Pd Moderator Eka Yulia, M.Pd Teman, pernahkah kita bertanya pada diri sendiri, sebenarnya apa sih potensi terbaik yang pernah kita miliki?  Kadang kita merasa biasa-biasa saja, merasa belum punya kemampuan khusus, atau bahkan ragu untuk memulai sesuatu. Namun, pada pertemuan ke-3 Kelas Belajar Menulis Nusantara Gelombang ke-34, saya mendapatkan pelajaran berharga bahwa setiap orang sebenarnya memiliki potensi. Potensi itu hanya perlu ditemukan, dilatih dan dikembangkan. Pada pertemuan malam ini, narasumber adalah Bunda Aam Nurhasanah, S.Pd. Beliau adalah guru Bahasa Indonesia di SMP Negeri Satu Atap 4 Cipanas, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Selain menjadi guru, beliau juga dikenal sebagai penulis, guru blogger, moderator, kurator, editor, dan bagian dari Tim Solid Om Jay. Malam itu, beliau didampingi oleh Bunda Eka Yulia, M.Pd., alumni KBMN Gelombang ke-28. Materi yang dibawakan terasa dekat dengan kehidupan kita, yaitu te...

Mau Mulai Ngeblog Tapi Binggung? Nih Rambu-rambunya Agar Tidak Nyasar

Gambar
  RESUME 2_ KBMN Batch 34 Selasa, 21 April  2026 Nara Sumber Raliyanti, S,Sos, S,Kom, M.Pd Moderator  Widya Arema Jalann jalan ke kota depok, Beli duren sama si Mpok Kalo mau blogmu dilirik, Ikutitips ini biar ngak terkepok   Jujurya,  dulu aku mikir nulis blog itu susah banget. Kayak harus pakai bahasa dewa, data ribet, terus takut salah. Ternyata…….ngak juga ya.๐Ÿ˜ Pertemuan ke 2 semalam , aku baru sadar blog yang enak dibaca itu yang tulisannya kayak lagi cerita ke teman nongkrong. Ngak perlu kaku yang penting yampe Apa itu resume….Resume adalah ringkasan atau rangkuman dari sebuah karangan atau tulisan yang panjang. (Izin Bu narsum kutip langsung untuk definisi) Setelah menjelaskan definisi, beliau juga memberikan pengalamannya ketika menjadi peserta dan berada diposisi seperti yang aku rasakan saat ini sebagai peserta dan berlatih menulis blog dengan trik F 1 dengan kalimat pemantik berupa flayer dan visual berupa lampu pijar yang menya...

Menjadikan Menulis sebagai Passion

Gambar
                      Sumber : Gemini Ai Resume KBMN PGRI Pertemuan 1 (Gelombang 34) Tema: Menjadikan Menulis sebagai Passion Kegiatan KBMN PGRI Gelombang 34 diawali dengan pembukaan oleh Bu Ewi sebagai fasilitator, dilanjutkan paparan materi oleh Dra. Sri Sugiastuti, M.Pd, sesi tanya jawab, dan penutup. Narasumber berbagi pengalaman bahwa beliau mulai menulis di usia yang tidak muda, namun tetap bersemangat belajar sejak tahun 2009 hingga akhirnya aktif menulis dan menghasilkan banyak karya, terutama sejak masa pandemi bersama komunitas literasi seperti PGRI dan Omjay. Pesan utama dari materi ini adalah bahwa semua orang bisa menulis. Hambatan terbesar dalam menulis bukanlah kemampuan, melainkan rasa ragu, kurang percaya diri, dan ketakutan akan penilaian orang lain. Narasumber menekankan pentingnya mengubah pola pikir serta mulai menulis dari hal yang disukai dan dikuasai. Prinsip “Better late than never” menjadi motivasi bahwa ti...