Guru Kreatif di Era Digital: Membangun Web Interaktif untuk Pembelajaran
Resume Pertemuan Ke-11 KBMN PGRI Gelombang 34
Membangun Web Interaktif untuk Pembelajaran yang Aktif dan Menyenangkan
Pembuka
Pertemuan ke-11 KBMN PGRI Gelombang 34 dilaksanakan pada Rabu, 13 Mei 2026, dengan narasumber Ibu Nur Dwi Yanti atau NDY dan moderator Widya Arema. Materi yang dibahas sangat relevan dengan kebutuhan guru di era digitalisasi pembelajaran. Saat ini, guru perlu menguasai berbagai platform digital agar pembelajaran di kelas menjadi lebih efektif, menarik, dan berkualitas.
Isi
Secara garis besar, materi pertemuan ini membahas tentang konsep web interaktif untuk pembelajaran. Web interaktif merupakan media digital yang dapat membantu guru menyajikan materi secara lebih menarik dan mudah dipahami oleh peserta didik. Melalui web interaktif, siswa tidak hanya menerima materi secara pasif, tetapi juga dapat terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran.
Narasumber juga memperkenalkan beberapa platform no-code yang dapat digunakan guru untuk membuat web atau media pembelajaran tanpa harus memahami bahasa pemrograman. Beberapa platform yang dapat dimanfaatkan antara lain Canva dan Google Sites. Canva dapat digunakan untuk membuat presentasi, infografis, maupun situs web interaktif yang menarik secara visual. Sementara itu, Google Sites dapat dimanfaatkan untuk membuat website pembelajaran yang lebih terstruktur dengan memuat materi, video YouTube, dokumen Google Drive, dan kuis secara terintegrasi.
Web interaktif memiliki beberapa manfaat penting dalam pembelajaran. Media ini dapat meningkatkan keterlibatan siswa, memudahkan evaluasi, memperkuat pemahaman, serta mendukung pembelajaran mandiri. Dengan adanya web interaktif, siswa dapat belajar dengan cara yang lebih menyenangkan dan sesuai dengan perkembangan teknologi saat ini.
Langkah-langkah membuat halaman web interaktif sederhana juga dijelaskan dalam materi ini. Guru perlu memilih platform yang sesuai, menentukan tujuan pembelajaran, menambahkan elemen yang dibutuhkan sesuai materi, lalu mempublikasikan halaman web tersebut. Hal penting yang perlu diperhatikan adalah memilih alat digital berdasarkan tujuan pembelajaran, bukan hanya karena teknologinya terlihat menarik.
Integrasi web interaktif ke dalam pembelajaran di kelas dapat menjadi strategi efektif untuk meningkatkan partisipasi aktif peserta didik. Pembelajaran yang sebelumnya cenderung pasif dapat berubah menjadi lebih aktif, kolaboratif, dan menyenangkan. Dengan demikian, siswa lebih termotivasi untuk mengikuti pembelajaran dan lebih mudah memahami materi yang disampaikan guru.
Penutup
Pertemuan ini memberikan pemahaman bahwa teknologi digital dapat menjadi sarana yang sangat bermanfaat bagi guru dalam menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna. Mempelajari platform digital seperti Canva dan Google Sites menjadi pengalaman yang menyenangkan karena guru dapat mengembangkan media pembelajaran yang sederhana, menarik, dan mudah digunakan.
Materi tentang web interaktif ini mengingatkan bahwa guru perlu terus belajar dan beradaptasi dengan perkembangan zaman. Melalui pemanfaatan teknologi yang tepat, pembelajaran di kelas dapat menjadi lebih hidup, aktif, kolaboratif, dan menyenangkan. Pada akhirnya, web interaktif bukan hanya alat bantu mengajar, tetapi juga jembatan untuk menumbuhkan semangat belajar siswa di era digital.

Komentar
Posting Komentar